Hidup di Indonesia membuat saya merasa sangat beruntung. Masyarakat di wilayah Indonesia sangatlah tahu caranya menghormati dan menghargai satu sama lainnya. Tentunya ada sebagian masyarakat yang ingin menguasai yang lain. Namun, bukankah ini terjadi dimanapun di dunia ini?

Di Indonesia, hidup setiap individu berasaskan dasar Pancasila. Masing-masing sila diaplikasikan semaksimal mungkin dalam melihat cara pandang hidup bersikap dan bermasyarakat.

Dalam sila utama yang pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, setiap individu di lahir di wilayah Indonesia dianjurkan untuk taat dan memiliki sebuah keyakinan ketuhanan. Tentu saja dampak dari keyakinan ini tergantung dari cara hidup dan pertumbuhan seorang individu dan tidak bisa dipaksakan.

Sila pertama tersebut yang kemudian membentuk sebuah negara yang mengakui adanya Tuhan sebagai sesuatu yang lebih dari sosok manusia. Tentu saja makna ketuhanan tersebut dapat diartikan dalam makna yang berbeda oleh satu individu dan individu lainnya.

Di Indonesia diakui paling tidak adda 5 sosok agama yang menjadi “pilihan” seseorang untuk dijadikan panutan dan tuntunan hidup. Dari masing-masing agama tersebut, setiap prakteknya selalu mengandung unsur meditasi.

Unsur meditasi sendiri ada dalam setiap praktek keagamaan dan dapat dipraktekkan dalam kehidupan secara menyeluruh. Sebagai contoh meditasi yang dilakukan oleh umat Kristiani saat menyanyikan senandung pujian di gereja, praktek itu bisa disebut sebagai meditasi mantra. Sama juga ketika umat Muslim bersalawat, maupun ketika umat Hindu dan Budha bersenandung chanting. Dzikir yang dikenal oleh umah Muslim, dasar pelaksanaannya serupa dangan Japamantra yang dilaksanakan oleh umah Hindu dan Buddha juga merupakan meditasi.

Setiap praktek religi tersebut memiliki satu tujuan yaitu mengarahkan pikiran pada satu objek yaitu ketuhanan. Dalam hal ini, praktek religi ini memiliki tujuan akhir yang sama dengan meditasi yaitu meningkatkan fokus.

Meditasi adalah praktek pengarahan pikiran pada satu objek secara berkelanjutan. Artinya, meditasi juga dapat dilakukan dengan gerakan. Bahkan ketika kita fokus menyelesaikan pekerjaan kita, tersebut juga merupakan praktek meditasi. Namun tentunya seluruh proses wajib dilaksanakan dengan niat yang sungguh-sungguh, keikhlasan dan keterbukaan diri. Dengan begitu pekerjaan dan praktek hidup yang kita laksaanakan dapat memberikan hasil yang memuaskan dan membahagiakan.

Untuk pertanyaan dan konsultasi lebih lanjut, silahkan email ke awakeningbali@gmail.com

Published by viawijaya

What is the meaning of life if each of the experience is just shallow experience? ~ Only if we can see the truth in the nature of our human life, thus we will understand the meaning of life ~ This is the purpose of our practice. This blog is dedicated for readers who what to improve themselves in their personal journey to find freedom and happiness.

%d bloggers like this: